Thursday, May 28

5 Hoaks Virus Corona COVID-19 yang Tak Masuk Akal

Kabar bohong atau hoaks terkait wabah virus corona COVID-19 memang banyak disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuat masyarakat panik.

Kabar dusta seperti ini justru dapat menambah korban lebih banyak karena membuat masyarakat enggan mengikuti imbauan pemerintah maupun WHO.

Oleh karena itu, kita perlu hati-hati dan teliti saat mendapatkan informasi maupun menyebarkannya ke orang-orang terdekat sebelum benar-benar merenggut nyawa seseorang.

Berikut ini 5 informasi tidak benar, bahkan tidak masuk akal yang sempat menggemparkan pengguna media sosial selama Februari 2020 dikutip dari rilis Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) Republik Indonesia.

1. Penularan Virus melalui Game Free Fire

Saat ini, banyak permainan daring atau game online di ponsel yang dimainkan orang dari berbagai kalangan untuk melepas penat. Free Fire adalah salah satunya.

Permainan seperti ini digandrungi karena tak membutuhkan komputer canggih dengan harga mahal, cukup gunakan ponsel pintar pribadi dengan harga terjangkau.

Gampangnya, Anda dapat mengakses permainan itu seperti media sosial. Namun, banyak yang memanfaatkan hal ini sebagai bahan hoaks.

Virus corona dianggap bisa ditularkan lewat game online ini. Meski bisa digunakan ibu-ibu untuk menghentikan suami dan anak yang keranjingan game, sayangnya informasi ini jelas-jelas dusta.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Mohammad Faqih mengatakan bahwa virus corona COVID-19 bisa menular antarmanusia lewat batuk dan bersin serta lewat makanan yang tercemar air liur pasien positif corona.

2. Penularan Virus lewat Tatapan Mata

Ada kabar bahwa virus corona COVID-19 bisa menular hanya dengan menatap saja. Namun, sayangnya berita ini tak benar sepenuhnya.

Memang ada infeksi virus yang diterima lewat mata oleh salah seorang dokter Tiongkok, tetapi dr. Zeiras Eka Djamal, SpM, dari Jakarta Eye Center (JEC) menegaskan bahwa penularan bukan terjadi saat tatap-menatap.

Menurutnya, seseorang bisa tertular jika tangannya terkontaminasi oleh virus corona COVID-19, kemudian tak sadar tangannya menyentuh area mata.

Dengan begitu, kebersihan tanganlah yang lebih wajib kita jaga. Kalau saling tatap-menatap saja dilarang, susah nantinya.

3. Wudhu Bisa Musnahkan Virus Corona.

Ada yang mengatakan kalau wudhu bisa membersihkan tubuh dari virus-virus mematikan termasuk virus corona COVID-19.

Sayangnya, hal ini dibantah dr. Dirga Sakti Rambe, SpPD, dari OMNI Hospitals. Hanya disinfektan yang bisa membunuh virus itu.

Tak ada bukti ilmiah air biasa yang digunakan untuk wudhu bisa menghilangkan virus tersebut. Belum ada juga yang wudhu pakai disinfektan.

4. Sabun Antiseptik Dettol Bisa Bunuh Virus Corona

Mirip dengan wudhu, tetapi hoaks ini terkait dengan salah satu merek antiseptik yang biasa digunakan untuk membunuh kuman di air untuk mandi.

Tertulis dalam botol Dettol bahwa virus corona yang menjangkiti manusia merupakan salah satu kuman yang bisa dibasmi obat antiseptik ini.

Sayangnya, ungkapan ini dibantah oleh profesor Paul Hunter dari Inggris. Produsen obat antiseptik tersebut pun menyangkal hal tersebut.

5. Virus Corona COVID-19 Menyebar lewat Gigitan Nyamuk

Sebuah informasi tersebar di media sosial Facebook bahwa virus mematikan ini bisa tersebar lewat nyamuk seperti halnya demam berdarah dengue (DBD) dan malaria.

Untungnya, pernyataan ini disangkal oleh Organisasi Kesehatan Dunia, WHO bagian Pasifik Barat lewat akun resminya.

Tak ada bukti ilmiah yang menegaskan penularan lewat nyamuk. Lebih memungkinkan lewat bersin maupun batuk dari orang-orang terinfeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *