Tuesday, July 28

Gejayan Memanggil Lagi, Pedagang Kaki Lima Merugi

Buletinjogja.com – Pada tanggal 14 Agustus 2020 beberapa elemen mahasiswa di Yogyakarta yang mengatasnamakan dirinya sebagai Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) Kembali menggelar aksi,

Aksi tersebut diklaim sebagai wujud keresahan Rakyat dengan berbagai kebijakan pemerintah, namun masyarakat jogja beranggapan sebaliknya justru adanya aksi tersebutlah yang membuat Rakyat resah.

Para pedagang kaki lima dan ruko-ruko disekitar jalan Gejayan dan pertigaan UIN Yogyakarta Jl. solo – Yogyakarta merasa dirugikan dengan adanya aksi tersebut.

Pasalnya dengan adanya aksi tersebut dagangan mereka menjadi bobor/tak laku sebab pembeli yang hendak membeli dagangan mereka memilih mencari tampat lain dengan alasan keamanan.

Jono pedagang kaki lima jl. Solo mengatakan dagangannya sepi pembeli karena adanya aksi mahasiswa “mahasiswa ki ra ngerti opo-opo, ngomong sepenakke dewe, jere aksi cuma sehari ga bakal bikin rugi, tapi nyatane daganganku sepi terus pie le aku dodolan sesuk, modalku entek ra balik” Ungkapnya.

Selain itu banyak masyarakat yang menilai aksi tersebut bukan mewakilkan aspirasi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *